cinta sejati itu apa??
cinta sejati itu,,,, ikhlas.
bila diandaikan,, jadinya akan seperti ini;
ketika kamu menyimpan perasaan yang dalam kepada seseorang, namun orang tersebut tidak tahu tentang perasaanmu,, diam-diam kamu akan menyatakannya mungkin dengan sikapmu yang manis dan sedikit berbeda dihadapannya dan kamu tidak ingin sikapmu dianggap aneh oleh orang tersebut.
namun apa yang terjadi setelah itu?
kamu mendapati bahwa orang tersebut tidak merespon tindakanmu, orang tersebut tidak membalas kasihmu, dan ternyata orang tesebut tidak punya rasa sedikitpun terhadap kamu.
tapi dia selalu baik terhadapku?
ya, tentu saja,, kebaikan seseorang tidak bisa dijadikan tolak ukur atas perasaanmu. karena bersikap baik adalah suatu tindakan yang mendunia, bukan saja untuk seorang teman lama namun juga kepada orang yang baru dikenali.
setiap tindakannya akan kamu hubung-hubungkan dengan perasaanmu. "membalas smsmu, menjawab telfon darimu, bercerita denganmu, bertukar pendapat, membukakan pintu untukmu, menegurmu, bahkan tersenyum padamu" akan kamu jadikan signal palsu sebagai jawaban atas perasaanmu. sikap itu adalah sikap mendunia yang sering dikenal dengan sebutan "sopan-santun".
yang kamu dapati setelah itu hanyalah kecewa...
tapi apakah hal itu lantas membuat kamu menyerah?
tidak, kamu tetap berharap bahwa dia hanya berpura-pura dan sebenarnya diapun punya perasaan yang sama denganmu.
bahkan jika dia tidak lagi bersikap baik beserta embel-embelnya terhadapmu, kamu tetap berusaha untuk menunjukkan perasaanmu dengan harapan bahwa "sekalipun dia tidak menyukaiku, dia pasti akan terpesona dengan keteguhanku yang selalu mengirimkan pesan singkat padanya siang dan malam".
sekalipun dia tidak lagi membalas pesan singkat yang kamu kirimkan, kamu terus melihat ponselmu dengan harapan "semoga sms yang masuk ini dari dia". dan ketika dia membalas pesan singkat darimu atau mengirimkan sebuah pesan singkat untukmu,, kamu akan berpikir sejenak apakah ini karena dia menyukaiku atau hanya karena sebuah sikap yang disebut sopan-santun?
tentu saja itu hanya karena sopan santun bukan karena dia memiliki perasaan yang sama denganmu.
sekalipun demikian, hatimu selalu berkompromi dengan pikiranmu untuk tidak pernah menyerah dan percaya bahwa suatu saat dia akan menyukaimu juga.
itulah harapan.
namun terkadang harapan itu berubah menjadi mimpi, dan mimpi itu membuatmu mengalami tidur yang sangat panjang sehingga ketika terbangun, kamu kembali mendapati bahwa semua itu hanya mimpi.
kamu kecewa dan hendak menyerah terhadap perasaanmu.
kamu kecewa dan sedih karena ternyata orang yang kamu cintai dan perjuangkan cintanya ternyata tidak mencintai kamu.
kamu menyerah dan menyesal karena harus membuang harapan yang pernah ada, kamu menyesal karena pengorbananmu sia-sia, kamu menyesal karena kamu diperhadapkan dengan orang yang salah dan perasaan yang salah.
tapi,, tahukan kamu??
perasaanmu bukanlah perasaan yang salah,, orang yang pernah kamu sukai bukanlah orang yang salah.
semuanya benar harus kamu lewati dan kamu masih bertanya kenapa harus orang itu? kenapa harus aku?
itupun bukan pertanyaan yang salah.
ketika saat itu tiba, kamu akan mendapati bahwa dirimu sudah lebih baik dari yang sebelumnya dan sudah mempelajari banyak hal dari kejadian yang kamu anggap salah.
butuh pertengkaran pikiran untuk tidak lagi melakukan tawar-menawar dengan perasaanmu yang menggebu-gebu terhadap dia. butuh keyakinan yang agak sulit untuk diyakini bahwa kamu harus mundur dari perasaanmu. butuh perjuangan yang panjang untuk betul-betul membuatmu merasa lebih baik. butuh banyak hari untuk merenungkan perasaanmu. dan butuh banyak belajar untuk mengikhlaskan orang yang kamu cintai.
kamu tetap memiliki cinta, namun cinta itu tidak lagi membuatmu tertidur. cinta itu semakin jelas membuatmu belajar banyak hal.
satu hal yang harus kamu ketahui adalah "ketika semuanya sudah terlewati, jangan kembali dan sesali semuanya karena kebenarannya adalah kamu tidak harus sedih, kecewa dan menyesal, karena kamu tidak kehilangan siapapun. kamu hanya kehilangan orang yang tidak mencintaimu dan sebaliknya,, orang yang pernah kamu cintailah yang seharusnya menyesal karena dia baru saja kehilangan orang yang sangat mencintainya"
ketika hari itu tiba,, cinta bukan lagi kompromi, cinta hanyalah toleransi dan keikhlasanmu..
-mengutip dari note di FB kakak titi :')-
No comments:
Post a Comment